Sabtu, 09 Juni 2012

MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN pada ANAK TUNGGAL MELALUI PENDIDIKAN dalam KELUARGA




Secara alamiah anak sudah mempunyai dorongan untuk mandiri atas dirinya sendiri. Mereka terkadang lebih senang untuk bisa mengurus dirinya sendiri daripada dilayani. Sayangnya orang tua sering menghambat keinginannya dan dorongan untuk mandiri. Seorang anak yang mempunyai rasa mandiri yang memadai, akan mampu menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungan dan dapat mengatasi kesulitan yang terjadi. Disamping itu anak yang mempunyai kemandirian yang tinggi akan memiliki stabilitas emosional dan ketahanan yang mantap dalam menghadapi tantangan dan tekanan.

Menurut teori Anita Lie (2004 : 2) dan Sarah Prasasti (2004 : 3), kemandirian adalah kemampuan untuk melakukan kegiatan atau tugas sehari-hari atau dengan sedikit bimbingan sesuai dengan tahapan perkembangan dan kapasitasnya. Kemandirian adalah perilaku yang menentukan bagaimana kita bereaksi terhadap situasi setiap hari yang memerlukan beberapa jenis keputusan bersifat moral dan merupakan sikap yang harus dikembangkan seorang anak untuk bisa menjalani kehidupan tanpa ketergantungan ke orang lain.
Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah metode deskriptif yaitu menggambarkan bagaimana cara menumbuhkan kemandirian pada anak tunggal melalui pendidikan dalam keluarga.
Dalam Tugas Akhir ini, membahas bagaimana cara menumbuhkan kemandirian pada anak tunggal. Seperti kita ketahui anak tunggal dibesarkan dalam suatu keluarga tanpa adanya anak lain. Jadi pengasuhannya dipusatkan pada anak tersebut secara total. Secara umum ada keterikatan yang kuat antara anak tunggal dengan orang tua atau siapapun yang mengasuhnya. Hal ini bisa terjadi karena sejak bayi perhatian terpusat pada si anak dan dalam perkembangan selanjutnya anak tersebut memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan orang tuanya tanpa adanya saudara lain. Sebagai orang tua kita perlu mendidik anak, khususnya anak tunggal agar tumbuh menjadi anak yang mandiri meskipun banyak kendala-kendala yang harus dihadapi.
Jadi, sikap mandiri sangatlah penting bagi seorang anak karena untuk bekal kehidupan kelak sepanjang hidupnya. Dan sebagai orang tua dan pendidik, kita bisa membina anak kita untuk memastikan nilai-nilai yang kita tanamkan dan tumbuhkan itu cukup apa tidak ? Karena sebagai modal dalam kehidupan mereka selanjutnya. Selain itu sebagai orang tua dan pendidik harus selalu memberikan bimbingan secara moral dan memberi contoh teladan yang baik pada anak yang dapat melalui kegiatan-kegiatan pembiasaan.


Sumber pustakaskripsi.com

0 komentar:

Poskan Komentar

Blog Archive

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com