Selasa, 05 Juni 2012

Perbedaan guru dan dosen



Perbedaan guru dan dosen
Guru : Satu minggu 24 jam pelajaran (tunjangan sertifikasi)
Muda madya (jenjang kepangkatan)
Dampak Positif : guru jadi banyak waktu disekolah
Dampak Negatif : rombongan belajar cukup


Dosen : porsi mengajar atau beban tugas 12 sks yang tidak selalu mengajar tapi ada, pekerjaan lain yang di equivalen (disertakan) seperti penelitian, pengabdian masyarakat.
Kepangkatan golongan 3B, asisten ahli. 3C, lektor. 3D lektor kepala, guru besar (profesor) sebutan untuk seorang dosen yang kepangkatannya kum 1000 harus S2, ilmu harus lulus maupun mendekati. punya peluang jadi pimpinan, jabatan tambahan angka kum.
penyebutan profesor harus bisa menjalani tugas-tugasnya (belajar, meneliti, menulis buku) (legalitas)

Jika ada yang bertanya apa beda dosen dan guru,sebagian besar kita akan menjawab dosen mengajar di universitas, sedangkan guru di sekolah. Benarkah begitu?Mungkin juga begitu, tapi mungkin adalagi bedanya yang lain. Kebanyakan dosen mengajar di beberapa tempat sedangkan kebanyakan guru hanya di satu tempat.Apakah itu karena dosen lebih rajin daripada guru? Mungkin iya, mungkin juga tidak. Mungkin juga karena dosen tersebut harus bekerja lebih ekstra karena yang disatu tempat tersebut belum mencukupi untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Kenapa begitu? Apakah kebutuhan dosen lebih banyak daripada guru ataukah gaji dosen lebih kecil daripada guru?Untuk pertanyaan yang ini saya tidak berani menjawabnya, mungkin pembaca bisa mendapatkan info dari sumber lain (repot juga kali ya nanya-nanya gaji orang, jangan-jangan orangnya marah he..he.).

Trus apa persamaan guru dan dosen? Sama-sama mendidik manusia menjadi orang yang lebih terdidik…Kalau begitu, mestinya yang mendidik juga mesti terdidik ya.. Tidak hanya intelektualnya tapi juga mentalnya. Semestinya tidak ada pendidik yang menggadaikan profesinya demi sejumput rupiah. Maksudnya? Mungkin sudah pernah dengar oknum dosen yang menjual nilai A seharga berapa…Atau oknum guru yang memberi bocoran saat ujian nasional kepada murid-muridnya. Masya Allah, seharusnya sebelum memutuskan menjadi pendidik tolong berkaca diri dulu. Kenapa ada pendidik yang begitu? Jawabannya adalah karena pendidik juga manusia…punya rasa punya hati…..Memang betul ya, jadi apapun kita, dosen/guru/apapun baik buruknya tergantung hati dan rasa kita.



sumber www.kaskus.co.id

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com