Selasa, 05 Juni 2012

Bagaimana menemukan innovasi cara cara mengajar, media ajar & teknik mengajar yang baru?


1. Baca buku Quantum Teaching & Quantum Learning

2. Banyak banyak browsing & kejar postingan di kaskus. Lho kok kaskus? kaskus itu gudangnya orang orang kreatif, yang jiwanya merdeka, egaliter & demokratis. Jadi Kalo kita sering ikut aktif dalam forum orang orang yang kreatif sedikit banyaknya pasti akan tertular juga kreatifitas ketika berdiri di depan kelas, pak. Gimana bapak nanti ngga kreatif coba? Secara wawasan & pergaulan juga semakin luas pasti sedikit banyak akan mempengaruhi cara berfikir & cara mengajar murid, pak 

3. Sering sering melakukan introspeksi & evaluasi diri ketika selesai mengajar! Tadi pas kita ngajar rasanya pas di bagian mana yang seru & asyik? Bagian mana yang jadi boring bin garing? Kalo seru berarti harus di pertahankan & di kembangkan lagi. Kalo boring & garing coba cari sendiri jawabnya kenapa tadi jadi garing ya?



4. Sering sering keluar dari rutinitas sehari hari. Kalo biasanya pergi ke sekolah lewat jalan Blok M, coba sekali sekali cari alternatif jalur lain! Kalo kita udah terbiasa mempelajari sesuatu yang baru & keluar dari rutinitas biasanya juga akan mempengaruhi pola fikir, kinerja & kreatifitas kita waktu mengajar pak.

5. Biasakan mengajar dengan setulus hati, ikhlas, sabar & penuh rasa bersyukur. Wew! Ini nih yang susah! mengajar itu bagian dari seni, gan! Penuh dengan retorika. Pengajar maupun pendidik berarti juga pekerja seni. "If you work for money, you can only earn a little. But if you work wholeheartedly, then money will come to you." Jadi pada intinya kalo kita kerja hanya untuk uang ya berarti cuma segitu aja yang kita bisa dapet bahkan kita ngga akan pernah merasa cukup. Tapi kalo kita mengajar dengan sepenuh hati, sabar, ikhlas & bersyukur insya Allah pintu rezeqi akan terbuka dari pintu yang tidak pernah kita duga duga. Apakah rezeqi itu berupa uang? tidak selalu begitu. Rezeqi itu bisa berupa ide kreatif, inspirasi, ilham yang kelak akan menuntun kita menjadi seorang guru yang profesional. Kalo udah jadi seorang guru yang profesional, bukan guru yang cari cari murid lagi tapi murid pasti yang nyari nyari guru. Percaya cinta, percaya keajaiban! Seeing is believing. you can never believe me until you have your own experience.


sumber www.kaskus.co.id

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com