Jumat, 10 Desember 2010

tentang Mata



Mata
Mata adalah organ penglihatan yang mendeteksi cahaya. Yang dilakukan mata yang paling sederhana tak lain hanya mengetahui apakah lingkungan sekitarnya adalah terang atau gelap. Mata yang lebih kompleks dipergunakan untuk memberikan pengertian visual.
Penyakit mata
  • Miopi
    Miopi yakni seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak jauh. Biasanya terjadi pada pelajar.
  • Hipermetropi
    Hipermetropi yaitu seseroang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat dari mata.
  • Presbiopi
    Presbiopi adalah seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat maupun berjarak jauh. Biasa terjadi pada lansia.
  • Kerabunan dan kebutaan
    Buta berarti seseorang tidak dapat melihat benda apapun sama sekali. Buta bisa saja diakibatkan keturunan, maupun kecelakaan. Rabun berarti seseorang hanya dapat melihat dengan samar-samar. Orang-orang yang buta maupun rabun biasanya "membaca" dengan jari-jarinya. Ini disebut huruf Braille.
  • Buta warna
    Buta warna adalah suatu kondisi dimana seseorang sama sekali tidak dapat membedakan warna. Yang dapat dilihat hanyalah warna hitam, abu-abu, dan putih. Buta warna biasanya merupakan penyakit turunan. Artinya jika seseorang buta warna, hampir pasti anaknya juga buta warna.
  • Katarak
    Katarak adalah suatu penyakit mata di mana lensa mata menjadi buram karena penebalan Lensa Mata dan terjadi pada orang lanjut usia (lansia).
  • Glaukoma
  • Adalah satu di antara penyakit mata yang bisa jadi mengakibatkan pandangan mata menjadi serba gelap alias buta. Tidak hanya itu barang kali masa depan juga jadi ikut-ikutan gelap.
·         Aesthenopia
Aesthenopia atau dikenal sebagai mata lelah atau kekejangan pada mata merupakan kondisi mata dimana gejalanya tidak terspesifikasi secara khusus dan beberapa diantaranya adalah rasa lelah, sakit di sekitar mata,pandangan kabur untuk sesaat,sakit kepala, penglihatan ganda, dll.



Penyebab mata rusak
·         Faktor keturunan
·         Terlalu banyak baca atau melakukan aktifitas jarak dekat yang terlalu banyak contohnya  aktivitas di depan computer, menggambar, menulis, menonton TV, dan lain lain.
·         Membaca dengan pencahayaan atau penyinaran terhadap tulisan yang redup atau terlalu terang.
·         Membaca buku sambil tiduran, mengakibatkan kurangnnya penyinaran dari cahaya yang menerangi tulisan menjadi kurang.
·         Membaca di perjalanan, karena guncangan pada tulisan yang kita baca menjadi tidak fokus.
·         Terlalu lama berada di depan layar komputer, layar Televisi , bahkan handphone.
·         Jarak pandang yang terlalu dekat dengan Layar yang memiliki radiasi seperti komputer, TV dan HP.
·         Kontak langsung terhadap cahaya yang terlalu terang seperti sinar matahari, lampu sirine, bahkan saat kita di poto menggunakan kamera yang menggunakan efek penerangan (Flash).
·         Mata yang terkena iritasi terhadap debu atau sesuatu yang masuk kemata menjadi gatal dan di kucek-kucek yang membuat goresan pada lensa mata, bahkan sampai mata berwarna merah.
·         Kurangnya aktifitas jarak jauh terutama sport  atau aktifitas fisik diluar rumah.

Bagian-bagian Mata
Organ Luar
·         Kelopak mata adalah lipatan kulit yang lunak yang menutupi dan melindungi mata. Beberapa penyakit yang terkait dengan kelopak mata antara lain ptosis atau kelopak mata bergantung, yang dalam kebanyakan kasus terjadi apabila otot levator palpebrae tidak cukup kuat untuk menyangga kelopak mata. Penanganan atas keadaan patologis ini dapat dilakukan dengan operasi bedah menggunakan anestesi lokal, dan keadaan mata dapat membaik setelah operasi.
·         Alis mata pada sebagian besar mamalia berupa bagian yang sedikit menonjol sedikit di atas kedua belah kelopak mata dan mempunyai sedikit rambut halus. Alis mata berfungsi sebagai pelindung mata yang peka dari tetesan keringat yang jatuh dari bagian dahi, air hujan, atau sinar matahari yang berlebihan.
·         Bulu mata, atau lebih tepatnya rambut mata, adalah bagian dari kelopak mata yang berupa helaian rambut-rambut. Rambut-rambut ini berfungsi untuk melindungi supaya debu, keringat atau air yang menetes dari dahi tidak masuk ke mata. Rambut mata merupakan rambut yang sangat lembut.

 

Organ dalam

Bagian-bagian pada organ mata bekerjasama mengantarkan cahaya dari sumbernya menuju ke otak untuk dapat dicerna oleh sistem saraf manusia. Bagian-bagian tersebut adalah:
  • Kornea
    Merupakan bagian terluar dari bola mata yang menerima cahaya dari sumber cahaya.
  • Pupil dan Iris/Selaput Pelangi
    Dari kornea, cahaya akan diteruskan ke pupil. Pupil menentukan kuantitas cahaya yang masuk ke bagian mata yang lebih dalam. Pupil mata akan melebar jika kondisi ruangan yang gelap, dan akan menyempit jika kondisi ruangan terang. Lebar pupil dipengaruhi oleh iris di sekelilingnya.Iris berfungsi sebagai diafragma. Iris inilah terlihat sebagai bagian yang berwarna pada mata.
  • Lensa mata
    Lensa mata menerima cahaya dari pupil dan meneruskannya pada retina. Fungsi lensa mata adalah mengatur fokus cahaya, sehingga cahaya jatuh tepat pada bintik kuning retina. Untuk melihat objek yang jauh (cahaya datang dari jauh), lensa mata akan menipis. Sedangkan untuk melihat objek yang dekat (cahaya datang dari dekat), lensa mata akan menebal.
  • Retina/Selaput Jala
    Retina adalah bagian mata yang paling peka terhadap cahaya, khususnya bagian retina yang disebut bintik kuning. Setelah retina, cahaya diteruskan ke saraf optik.
  • Saraf optik
    Saraf yang memasuki sel tali dan kerucut dalam retina, untuk menuju ke otak.[1]

Astigmatisma
Astigmatisma adalah sebuah gejala penyimpangan dalam pembentukkan bayangan pada lensa, hal ini disebabkan oleh cacat lensa yang tidak dapat memberikan gambaran/ bayangan garis vertikal dengan horizotal secara bersamaan. Gangguan mata silinder (astigmatisma) Gangguan mata silinder disebut pula dengan astigmatisma. Idealnya, mata kita berbentuk bulat seperti bola sepak, sehingga semua sinar yang dibiaskan dari suatu object yang masuk ke dalam mata kita akan bertemu di satu titik retina.
Pada kelainan mata astigmatisma, bola mata berbentuk ellips atau lonjong, seperti bola rugby, sehingga sinar yang masuk ke dalam mata tidak akan bertemu di satu titik retina. Sinar akan dibiaskan tersebar di retina. Hal ini akan menyebabkan pandangan menjadi kabur, tidak jelas, berbayang, baik pada saat untuk melihat jarak jauh maupun dekat.
Astigmatisma terjadi karena kelainan refraksi pada permukaan kornea mata. Kelainan astigmatisma yang kecil akan mengakibatkan ganguan ketajaman penglihatan yang ringan, namun dapat menyebabkan sakit kepala, ketegangan pada mata dan kelelahan.
Mata silinder sulit memfokuskan objek sehingga seperti melihat ada bayangan pada objek tsb,atau melihat objek mirip tapi tak sama:
Seperti huruf : O , C , D , G.
Seperti angka : 3 , 8 , 6 , 0.
Penyebab mata silinder :
1.      Keturunan / genetik : Terutama pada silinder-silinder besar (diatas 1,5 diopter)
2.      Extra Pencahayaan : (TV,Computer) dan arah cahaya masuk kejaringan mata
3.      Penyakit mata tertentu misal:
  • Keratoconus / cornea bentuk kerucut
  • Ptosis / kelopak mata yang menggantung / sulit membuka kelopak mata atas
  • Bisul di kelopak mata
  • Pasca operasi
  • Pasca trauma / kecelakaan

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com