Minggu, 10 Juni 2012

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DI TK TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA GURU | Skripsi Gratis

0 komentar

Bagi suatu organisasi, peran seorang pemimpin sangat penting artinya. Hal ini dikarenakan seorang pemimpin adalah otak organisasi, pemimpin organisasi selalu membuat keputusan, membuat rencana dasar dan menentukan tujuan organisasi. Keberhasilan suatu organisasi sangat ditentukan oleh pemimpin dan gaya kepemimpinannya dalam organisasi.

Menurut Winardi (2000 : 36) gaya kepemimpinan adalah cara yang dilakukan oleh seseorang yaitu pemimpin dalam menjalin suatu hubungan dan mempengaruhi bawahannya untuk bekerja sama secara sukarela dalam suatu mengerjakan tugas-tugas yang berhubungan untuk mencapai hal yang diinginkan oleh pemimpin.
Didalam melaksanakan tugas dan pekerjaannya, seorang guru akan sangat membutuhkan adanya dorongan semangat dan motivasi dari pimpinan mereka sebab hal ini merupakan moda yang sangat penting sehingga hampir setiap tindakan dan kebijakan yang diambil/dilakukan oleh seorang pemimpin mempunyai dampak yang positif dan negatif bagi bawahan yang dipimpinnya. Seorang pemimpin harus dapat memotivasi bawahannya sedemikian rupa sehingga dalam melaksanakan tugasnya, guru akan memiliki efektivitas kerja yang tinggi dan diharapkan mampu membuahkan hasil yang memuaskan, baik bagi sekolahan maupun guru itu sendiri.


download file lengkap

sumber pustakaskripsi.com

KOPPAJA ( Komunitas Peduli Pendidikan Anak Jalanan)

0 komentar

Ingatkah kita...
Telah lama seribu kata tak bermakna kita ucapkan..
Seribu rupiah uang kita keluarkan tak bermanfaat...
Seribu ilmu yang kita punya tak pernah kita amalkan..
disini... kami ingin mengajakkan kalian semua, terutama mahasiswa khususnya dan PEMUDA-PEMUDI INDONESIA UMUMNYA untuk ikut serta dalam kegiatan peduli pendidikan anak jalanan,,
sungguh sangat ironis jika bangsa yang makmur dan menjunjung tinggi pendidikan, masih terlihat adanya anak yang putus sekolah yang berakibat kebodohan anak bangsa...

maka mahasiswa sebagai intelektual berperan besar dalam mendukung dan mengawasi program pemerintah tentang sekolah gratis, agar sampai pada kalangan bawah khususnya anak jalanan.
Oleh karena itu, tujuan dibentuk KOPPAJA ini adalah agar kita dapat berinteraksi langsung dengan mereka..
Dengan cara memberikan motivasi kepada mereka serta sedikit pengetahuan atau pelajaran tambahan kepada mereka agar mereka mempunyai keyakinan dan kemudahan dalam menggapai cita-cita sebagai anak bangsa yang terampil dan cerdas serta berahlak mulia.

ingat mereka tidak hanya butuh :
- dikasihani 
- di beri uang
- di beri makanan
Tapi.. mereka butuh pengetahuan ,pendidikan serta motivasi untuk mendapat pendidikan demi cita-cita masa depan..

MISI : Mencerdaskan anak bangsa
dengan cara mengawasi , memotivasi, serta
memberikan perlindungan terhadap mereka akan 
diskriminasi dan paksaan untuk putus sekolah dari 
pihak manapun.

Motto : "Kami Ada Karena MEREKA" 

(BOGOR street children want to learn but have no opportunity. We give reading, math, and art classes on the street or in city slums. The children receive nutritous meals, get injuries assessed, practice new social skills, and learn to trust the staff and volunteer teachers)


=================================================
Sekretariat KOPPAJA :

1. BOGOR : 
Perempatan Lampu Merah Lodaya belok kiri, (MC Donald), Sebelum kebun Raya Bogor (dari arah Jakarta / Bekasi). 

CP : Fhey Bolang : 085710393342 / Uus Uswatn Hasanah : 085647423814


2. BEKASI : 
Perum Graha Melasti II, Jalan Edelweis 1, Blok FB.08 No.03, Tambun Selatan-Bekasi 17510.

CP : Fahrie : 081906794829 / Gusmalik : 081287486077





group facebook
https://www.facebook.com/groups/koppaja/

Sumber Kaskus.co.id

Mengatur Investasi Pendidikan Anak

0 komentar


Tidak ada yang bisa memprediksi bagaimana kondisi keuangan seseorang di masa mendatang, terus berlanjut atau malah terjebak karena krisis. Dalam keluarga, harus pintar-pintar merencanakan keuangan, terlebih membagi hasil pendapatan untuk pendidikan anak.

Biaya pendidikan di Indonesia merupakan investasi yang mahal. Maka, diperlukan manajemen keuangan yang terukur. Jika ingin menyiapkan pendidikan anak, perencanaan keuangan hendaknya dilakukan sejak dini. Dana pendidikan bisa mulai disiapkan sejak anak lahir dengan menyisihkan sebagian pendapatan rutin keluarga setiap bulan atau pada waktu tertentu secara rutin.



Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Pialang Asuransi dan Reasuransi Indonesia (Apprindo) Nanan Ginanjar mengatakan, sebaiknya sejak lahir seseorang sudah memiliki asuransi, terlebih asuransi pendidikan bagi si buah hati. Orang tua mestinya bisa berhitung berapa kebutuhan seharihari dan berapa pendapatan yang bisa disisakan untuk investasi pendidikan anak.

“Dengan melakukan antisipasi sejak dini, risiko keuangan yang dihadapi relatif kecil.Tujuannya untuk biaya pendidikan yang besar. Selain itu, dana investasi dan proteksi yang dibutuhkan bisa dijangkau,”kata Nanan kepada Seputar Indonesia (SINDO).

Biaya pendidikan merupakan kebutuhan penting dalam sebuah keluarga. Sering kali biaya pendidikan melonjak tak terduga seiring dengan naiknya harga-harga kebutuhan masyarakat sehari-hari. Hampir setiap musim kenaikan kelas misalnya, mulai harga buku, seragam,sepatu,dan yang paling terlihat biaya iuran wajib sekolah selalu naik. Selanjutnya dia mengatakan, untuk menyiapkan dana pendidikan tersebut, langkah pertama yang harus diperhitungkan adalah perkiraan besarnya biaya pendidikan masa datang.

Karena biaya ini dapat dihitung dengan mencari informasi biaya pendidikan untuk sekolah yang diinginkan. Menurut Konsultan Asuransi Frans Wiyono, memiliki asuransi pendidikan sejak dini merupakan kebutuhan yang signifikan bagi semua orang. Sebab, perhitungan kondisi keuangan dalam rumah tangga, terutama biaya pendidikan anak, sering tidak menentu.

“Asuransi pendidikan itu merupakan salah satu asuransi penting yang seharusnya dimiliki masyarakat. Dengan mempunyai polis pendidikan, seseorang tidak perlu khawatir lagi dengan biaya pendidikan yang tidak menentu,” ungkap Frans kepada SINDO.

Salah satu faktor yang menyebabkan pentingnya asuransi pendidikan, kata Frans, karena jenis asuransi ini merupakan suatu bentuk investasi yang tepat dan bermanfaat. Apalagi premi yang diterapkan perusahaan asuransi biasanya tidak terlalu tinggi jika dilakukan sejak anak berusia dini. Menurut pakar investasi Roy Sembel, dalam program dana pendidikan, perusahaan asuransi biasanya memberikan jaminan minimum imbal hasil– sekitar lima persen–yang akan diberikan.

Perhitungan dana yang akan diberikan secara bertahap disesuaikan dengan jangka waktu anak masuk sekolah berdasarkan persentase uang pertanggungan (UP) yang diambil. “Misalnya, bila seseorang membeli asuransi pendidikan dengan UP Rp100 juta,di saat anak masuk SD,dia akan mendapatkan 10 persen dari UP. Selanjutnya bila masuk SMP 20 persen, dan seterusnya,” ungkap Roy.

Karena itu, sebelum menentukan asuransi pendidikan, sebaiknya calon nasabah memperhatikan secara detail transparansi dari UP yang ditetapkan pihak perusahaan asuransi. Dengan demikian, biaya pendidikan anak di masa mendatang tidak lagi terganggu dengan persoalan keuangan.


Sumber Kaskus.co.id
 

Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com